Ada-ada saja kejadian unik yang ditangani oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi.
Jika biasanya mereka harus berhadapan dengan si jago merah, ular sanca, atau pohon tumbang, kali ini Regu Brama 2 harus menghadapi musuh berukuran mini namun sukses bikin panik yaitu anting yang macet di telinga.
Peristiwa ini dialami oleh seorang perempuan muda bernama Denny Citra Sari pada Senin malam, 11 Mei 2026.
Lantaran sudah buntu dan kesakitan, Ia mendatangi Mako Damkarmat Banyuwangi sekitar pukul 18:55 WIB dengan raut wajah campur aduk antara panik dan pasrah.
Awalnya, Denny Citra Sari berusaha melepas anting yang dikenakannya secara mandiri.
Namun, perhiasan tersebut mendadak macet dan tidak mau lepas dari lubang telinga.
Upaya paksa yang dilakukannya justru berujung luka lecet dan rasa perih yang tak tertahankan.
“Karena tidak bisa lepas, terpaksa saya minta bantuan petugas Damkarmat Banyuwangi,” katanya.
Melihat kondisi korban, petugas piket Regu Brama 2 yang sedang siaga di Mako Induk langsung mengambil tindakan cepat. Proses evakuasi dimulai tepat pukul 18:57 WIB.
Meski situasi terasa darurat bagi korban, Petugas Damkarmat Banyuwangi punya cara tersendiri untuk menenangkan dan mencairkan suasana.
Sebelum operasi dimulai, sempat terlontar celetukan jenaka dari salah satu petugas.
“Perlu siapkan gergaji mesin nggak nih, Kak? Biar cepat putus!” selorohnya sambil tertawa.
Gurauan tersebut terbukti ampuh membuat ketegangan Denny Citra Sari sedikit mencair. Tentu saja, alih-alih gergaji mesin, petugas menggunakan peralatan yang jauh lebih presisi dan aman, di antaranya tang penjepit dan gunting kecil.
Dengan penuh konsentrasi dan kehati-hatian agar tidak melukai telinga korban, petugas mulai memotong bagian pengait anting yang terselip di bagian belakang.
Setelah pengait terputus, anting ditarik perlahan ke arah depan. Setelah beberapa detik yang menegangkan, terdengar seruan lega dari petugas.
“Copot,” kata petugas Damkarmat Banyuwangi usai melakukan evakuasi anting di telinga perempuan muda tersebut.
Kejadian ini kembali membuktikan komitmen Damkarmat Banyuwangi sebagai garda terdepan penyelamatan dalam situasi apa pun.
Mulai dari urusan nyawa hingga drama anting yang bikin hidup serasa sinetron, Damkarmat Banyuwangi siap melayani dengan sepenuh hati.
Tim liputan p1news






















