Seorang pria ditemukan terombang-ambing di tengah laut saat jadwal penyeberangan padat antara Pelabuhan PT ASDP Gilimanuk menuju Pelabuhan PT ASDP Ketapang. Insiden mendebarkan ini terjadi di perairan Selat Bali, pada Senin, 20 April 2026 pagi. Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan setelah kru Kapal Motor Penumpang (KMP) Trisna Dwitya bergerak cepat melakukan evakuasi.
Peristiwa tersebut mulai teridentifikasi sekitar pukul 08:40 WITA. Keberadaan korban pertama kali disadari oleh kru dan penumpang KMP Trisna Dwitya yang sedang melintas.
Gandhi Saputra, salah satu penumpang KMP Trisna Dwitya, menuturkan bahwa situasi sempat tegang saat melihat sesosok orang mengapung sendirian di tengah kencangnya arus Selat Bali.
“Korban terlihat mengapung seorang diri di tengah laut sebelum akhirnya dilakukan upaya penyelamatan oleh kru kapal. Diselamatkan KMP Trisna Dwitya,” ujar Gandhi.
Setelah berhasil dievakuasi ke atas kapal, identitas pria tersebut mulai terkuak. Kasatpolairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, mengonfirmasi bahwa korban merupakan warga asal Lumajang, Jawa Timur.
Berdasarkan hasil koordinasi sementara, diketahui bahwa pria tersebut bukan penumpang dari kapal yang menyelamatkannya, melainkan jatuh dari kapal lain yang melayani rute yang sama.
“Dari informasi yang didapat, pria itu merupakan penumpang KMP Samudra Utama,” jelas Kompol Wahyudi.
Begitu tiba di atas dek KMP Trisna Dwitya, korban segera mendapatkan penanganan medis darurat dari kru kapal untuk memastikan kondisinya stabil setelah terpapar air laut.
“Korban dinyatakan selamat dan langsung mendapatkan pertolongan. Saat ini sudah dievakuasi sepenuhnya,” tambah Kompol Wahyudi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti jatuhnya korban dari KMP Samudra Utama, apakah karena faktor kecelakaan, kelalaian, atau penyebab lainnya.
“Terkait penyebab korban jatuh, petugas masih belum mendapatkan informasi secara akurat. Untuk informasi lainnya akan kami sampaikan lebih lanjut setelah pemeriksaan lebih dalam,” pungkasnya.
Tim liputan p1news.






















