Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mulai melakukan uji petik.
KSOP Tanjungwangi melakukan uji petik terhadap kapal penyeberangan di lintasan Ketapang – Gilimanuk menjelang libur Idul Adha dan musim liburan pertengahan tahun.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesiapan armada, terutama aspek keselamatan pelayaran dan navigasi kapal.

Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Tanjungwangi, Widodo, mengatakan uji petik mulai dilaksanakan sejak Rabu, 18 Juni 2026 secara bertahap.
Saat ini pemeriksaan difokuskan pada kapal penyeberangan yang beroperasi di Pelabuhan Ketapang.
“Untuk sementara kami fokus ke kapal penyeberangan dulu. Pemeriksaan dilakukan bertahap sejak tanggal 18 Juni,” ujar Widodo, Selasa 26 Mei 2026.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap alat keselamatan kapal, perlengkapan navigasi, hingga kesiapan kapal untuk berlayar.
Hingga saat ini sekitar 17 kapal telah menjalani uji petik. Namun, terkait hasil temuan di lapangan, baik minor maupun mayor, akan dibahas lebih lanjut bersama tim yang melakukan pemeriksaan langsung di atas kapal.
“Yang dicek terutama alat-alat keselamatan, kemudian alat navigasi dan kesiapan kapal untuk melaut. Semua yang menyangkut keselamatan pelayaran kami periksa,” ungkap Widodo.

Secara keseluruhan, terdapat 55 kapal penyeberangan yang menjadi target uji petik, termasuk kapal standby di lintasan Ketapang – Gilimanuk.
Dari jumlah tersebut, sekitar 45 unit kapal merupakan armada aktif yang melayani penyeberangan.
KSOP Tanjungwangi menargetkan seluruh proses uji petik selesai sebelum masa libur Idul Adha dimulai.
Laporan hasil pemeriksaan ditargetkan sudah masuk paling lambat tanggal 8 Juni 2026.
“Kami maksimalkan secepatnya supaya seluruh kesiapan kapal bisa segera dipastikan sebelum masa liburan berlangsung,” pungkasnya.
Tim liputan p1news.






















