Peristiwa kebakaran melanda pemukiman warga di Dusun Curah Sawo, Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Rabu malam 3 Juni 2026.
Dua unit rumah milik warga setempat, yakni Ahmad Rofi’i (68) dan Siti Nur Fatimah (25), dilaporkan hangus dilalap Si Jago Merah.

Menurut keterangan Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 20:00 WIB.
Kobaran api diduga kuat berasal dari korsleting arus pendek listrik di bagian dapur salah satu rumah.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18:15 WIB saat pemilik rumah, Ahmad Rofi’i, pergi ke ladang untuk mengairi sawah.
Di rumah tersebut hanya ada istrinya, Rahmiyati. Tak berselang lama, Rahmiyati bergeser ke rumah menantunya, Siti Nur Fatimah, yang terletak tepat di samping rumahnya untuk membantu mengurus sang cucu.
Kondisi rumah yang kosong di bagian dapur tiba-tiba memicu kobaran api.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang tetangga bernama Istiana (42) yang melihat kobaran api dari dalam dapur Ahmad Rofi’i dan langsung berteriak histeris.
“Mendengar teriakan saksi, Rahmiyati langsung mengecek dan mendapati dapurnya sudah dalam kondisi terbakar hebat. Akibat angin yang berembus kencang, api dengan cepat menjalar dan ikut membakar rumah milik Siti Nur Fatimah,” ujar AKP Eko Darmawan dalam keterangannya, Kamis 4 Juni 2026.
Melihat api yang terus membesar, korban berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung berhamburan ke lokasi dan berusaha memadamkan api dengan menggunakan air serta alat seadanya.
Kepala Desa Sidodadi kemudian segera menghubungi pihak Polsek Wongsorejo. Merespons laporan tersebut, Kapolsek mengerahkan 6 personel ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus berkoordinasi dengan Camat Wongsorejo untuk mendatangkan armada Pemadam Kebakaran (Damkar).
Sekitar 30 menit kemudian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi tiba di lokasi kejadian.
Petugas Damkarmat bersama warga bahu-membahu menjinakkan Si Jago Merah. Setelah berjuang selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Kerugian materiil estimasi kurang lebih Rp 20 juta,” katanya.
Dua unit bangunan dapur beserta seluruh peralatan dapur di dalamnya hangus terbakar.
Pihak Polsek Wongsorejo yang berada di lokasi langsung mengamankan TKP dan melakukan serangkaian tindakan.
“Petugas mengumpulkan barang bukti serta melakukan identifikasi awal penyebab kebakaran,” jelasnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian menyimpulkan sementara bahwa penyebab utama kebakaran adalah akibat adanya korsleting arus pendek listrik di area dapur.
Warga diimbau untuk selalu waspada dan memeriksa berkala instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian kebakaran.
Tim liputan p1news.






















