Anggota Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi melaksanakan pengamanan kegiatan tradisi Petik Laut dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan sakral itu berlangsung di kawasan Pesisir Pantai Lampon, Dusun Ringinsari, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Selasa 16 Juni 2026.
Kegiatan pengamanan dimulai sekitar pukul 10:35 WIB hingga selesai dengan pengendali lapangan Kasat Polairud Polresta Banyuwangi.
Pengamanan di wilayah pesisir dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif mengingat tradisi Petik Laut merupakan agenda budaya dan keagamaan yang selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat nelayan setempat.
Dalam pelaksanaan tugas tersebut, Personel Satpolairud Polresta Banyuwangi Wilayah Selatan yang dipimpin Aipda I Wayan Wedhana, turut berkoordinasi dengan unsur TNI, pemerintah daerah, serta perangkat desa guna menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan.
Acara tersebut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi Hartono, Komandan Marinir 7 Lampon Letkol Mar Doni Efrianto, Kapolsek Pesanggaran AKP Agus Hari Widodo,serta Forkopimka Pesanggaran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Tokoh masyarakat Nelayan Lampon, Suharsono atau yang akrab disapa Paino, mengajak masyarakat untuk terus menjaga tradisi Petik Laut sebagai warisan budaya leluhur sekaligus bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang diberikan melalui hasil laut.
“Kami berharap kegiatan ini tetap dilestarikan masyarakat agar tradisi leluhur tetap terjaga,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi Hartono menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat pesisir Lampon yang tetap melestarikan tradisi lokal dan menjaga nilai-nilai kebersamaan.
“Tradisi Petik Laut tidak hanya memiliki nilai spiritual dan budaya, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata yang dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah,” katanya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan prosesi simbolis penyematan pancing atau anting emas yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat nelayan setempat.
Sepanjang kegiatan berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan kondisi air laut pasang, ombak landai, serta angin berkecepatan sedang.
Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga berkat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Satpolairud Polresta Banyuwangi memastikan seluruh rangkaian kegiatan Petik Laut dalam rangka menyambut 1 Muharam 1448 Hijriah berjalan aman, lancar, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat mengikuti tradisi tahunan tersebut dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Tim liputna p1news.






















