Warga Dusun Krajan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di bawah jembatan Sungai Setail pada Jumat 1 Mei 2026 petang.
Korban diketahui bernama Mattapiin (79), atau yang akrab disapa Mbah Bingin, seorang tunawisma yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak.
Peristiwa bermula sekira pukul 17:00 WIB, saat dua warga, Adi Purnomo (26) dan Iksan Maulidin (28), hendak memancing di bawah jembatan tersebut.
“Mereka mendapati Mbah Bingin dalam kondisi terbaring lemas dengan napas yang tersengal-sengal (sekarat),” kata Kapolsek Genteng Kompol Edy Priswanto pada Sabtu 2 Mei 2026.
Karena mengenali korban, kedua saksi segera menghubungi Titis Triastuti (41), Ketua RT dari domisili asal korban di Dusun Lidah, Desa Gambiran.
Namun, setibanya Titis di lokasi kejadian pukul 18:20 WIB, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.Kejadian tersebut kemudian segera dilaporkan ke Polsek Genteng.
“Berdasarkan keterangan warga, Mbah Bingin telah menjadikan area bawah Jembatan Sungai Setail sebagai tempat tinggalnya selama kurang lebih 10 tahun terakhir,” ungkapnya.
Hal ini dilakukan setelah rumah miliknya di Dusun Lidah terjual. Pihak Pemerintah Desa Gambiran maupun Desa Genteng Kulon sebelumnya telah berulang kali membujuk korban untuk dipindahkan ke Dinas Sosial atau panti jompo.
Namun, korban bersikeras menolak dan memilih bertahan hidup di bawah jembatan sebagai tuna wisma.
Pihak kepolisian bersama tim medis dari RSUD Genteng segera melakukan evakuasi dan pemeriksaan terhadap jenazah.
Hasil visum yang dilakukan dr Junaedi Malik dari RSUD Genteng menyatakan bahwa korban meninggal dunia murni karena sakit. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka bekas penganiayaan pada tubuh korban.
Mengingat kondisi korban yang sebatang kara, Perwakilan warga dan Ketua RT setempat menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah.
“Pihak warga juga telah menandatangani surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban,” pungkasnya.
Tim liputan p1news.






















