Insiden kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Dusun Juruh, Desa Singojuruh, Kecamatan Singojuruh,kabupaten Banyuwangi pada Kamis pagi,(23/04/2026).
Api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting pada alat penanak nasi,Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Menurut keterangan saksi mata, Harsono (32), kepulan asap tebal terlihat keluar dari dalam rumah milik korban yang diketahui bernama Konstituanto. Mengetahui adanya bahaya, warga sekitar berinisiatif mendobrak pintu rumah untuk memberikan pertolongan pertama.
”Warga menemukan peralatan elektronik berupa kulkas dan magic com sudah dalam kondisi terbakar di dalam ruangan,” tulis laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi.
Saat musibah terjadi, rumah tersebut dalam keadaan kosong. Pemilik rumah dilaporkan sedang berada di rumah sakit untuk mendampingi istrinya yang tengah menjalani perawatan medis.
Dinas Damkarmat Banyuwangi melalui Sektor Srono mengerahkan satu unit armada suplai dengan tiga personel setelah menerima laporan pada pukul 08.10 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 08.25 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman serta pendinginan.
Proses pemadaman berlangsung cukup intensif karena kondisi bangunan yang rentan. “Tim melakukan penyemprotan ekstra karena objek rumah sekitar 80 persen materialnya terdiri dari triplek dan anyaman bambu yang mudah terbakar,” ungkap Komandan Regu dalam laporannya.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 08.58 WIB. Petugas kemudian melakukan overhaul atau pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu penyalaan ulang.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp15.000.000. Kerusakan meliputi atap plafon rumah serta sejumlah barang elektronik seperti televisi, kulkas, dan penanak nasi yang hangus terbakar.
Tim liputan p1news.






















