Jasad bayi yang dibuang di sungai Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sudah dilakukan otopsi, pada Selasa 21 April 2026 malam.
Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut diduga dibuang tak lama setelah dilahirkan.
Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Lanang Teguh Pambudi menjelaskan, hasil otopsi oleh dokter forensik menunjukkan bahwa lambung bayi masih kosong.
Hal itu mengindikasikan bahwa bayi belum sempat diberi air susu sebelum dibuang.Jika merujuk pada kondisi bayi, kuat dugaan bayi tersebut dibuang sekitar sehari atau dua hari sebelum ditemukan.
“Kami tetap melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi di sungai pada kemarin malam,” kata Kompol Lanang, Jumat 24 April 2026.
Polresta Banyuwangi juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut aktif melapor apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan penemuan bayi tersebut.
Informasi apapun, kata dia, akan membantu aparat dalam mengungkap sosok pembuang bayi.
Diberitakan sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Genteng, Ipda Sujarwadi Putra mengatakan, jenazah bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga berinisial F (14).
Jasad bayi ditemukan mengambang dialiran sungai irigasi bersama tumpukan sampah. Remaja itu hendak pulang dari memancing dan melewati sungai tempat ditemukannya jenazah bayi.Kondisi tubuh bayi sudah membiru dan diduga terlalu lama berada di dalam air.
Tim liputan p1news.






















