Sebuah niat baik untuk menggelar ritual keselamatan (slametan) berujung kepanikan. Sebuah lahan kosong di Dusun Gebang, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, hangus terbakar pada Minggu siang 26/4/2026.
Kebakaran ini diduga akibat pembakaran dupa yang merembet tak terkendali, Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ini sempat mengancam area lahan seluas 3,5 hektare di kawasan tersebut.
Beruntung, kesigapan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi berhasil melokalisir api sebelum dampak yang lebih luas terjadi.

Kejadian bermula saat dua warga, Yonson (42) dan rekannya Anjasari, melakukan persiapan untuk pembangunan gedung Cold Storage. Sebagai bagian dari tradisi, mereka membakar dupa dan kertas ritual di lokasi.
Namun, kombinasi cuaca panas yang menyengat dan hembusan angin kencang di lokasi kejadian membuat percikan api dengan cepat menyambar vegetasi kering.
”Saksi sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun api justru semakin meluas karena angin kencang,” tulis laporan resmi Damkarmat Banyuwangi.
Menerima laporan pada pukul 14.51 WIB, tim Damkarmat Banyuwangi langsung bergerak cepat. Sebanyak 12 personel diterjunkan ke lokasi. Strategi pengepungan dilakukan guna memutus jalur api.
Setelah berjibaku selama hampir satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 15.48 WIB. Petugas kemudian melakukan proses overhaul atau pendinginan hingga pukul 16.19 WIB untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang berpotensi memicu penyalaan ulang (re-ignition).
”Luas area yang terdampak mencapai 100 x 150 meter. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil bangunan dalam peristiwa ini,” ungkap petugas dalam keterangannya.
Pihak berwenang mengingatkan masyarakat untuk ekstra waspada saat melakukan aktivitas pembakaran di ruang terbuka, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan angin kencang yang sering melanda wilayah Banyuwangi belakangan ini.
Kini, lokasi kejadian telah dinyatakan aman setelah investigasi akhir dilakukan oleh tim Damkarmat bersama unsur Polri dan BPBD setempat.
Tim liputan p1news.






















