Penghuni Sekolah Rakyat (SR) di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, panik usai melihat adanya sepasang Ular Weling.
Pelapor, Sony Dwi Fajrian, menginformasikan adanya dua ekor Ular Weling yang terlihat di area SR langsung mengamankan siswa serta lapor ke petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi.
Damkarmat langsung sigap usai menerima laporan dan melakukan penanganan gangguan hewan liar di SR tersebut.
Tim Regu Brama 2 berhasil mengevakuasi ular berbisa jenis Weling yang meresahkan siswa pada Minggu 26 April 2026.
“Satu ekor Ular Weling ditemukan dalam kondisi sudah mati setelah dilumpuhkan oleh warga sekitar sebelum petugas tiba,” kata Humas Damkarmat Banyuwangi Khadafi.
Petugas kemudian melakukan penyisiran intensif di area sekitar untuk mencari keberadaan ular kedua.
Berbekal peralatan lengkap seperti sarung tangan pelindung, penjepit ular, pengait, dan senter, petugas berhasil menemukan Ular Weling kedua.
“Proses evakuasi berlangsung aman dan terkendali,” jelasnya.
Ular tersebut langsung diamankan ke dalam wadah penyimpanan khusus guna menghindari risiko bagi warga.
“Operasi penanganan Ular Weling dinyatakan selesai pada pukul 20:20 WIB,” tuturnya.
Ular yang masih hidup telah dibawa untuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya yang jauh dari pemukiman penduduk guna menjaga keseimbangan ekosistem.
Petugas memberikan edukasi singkat kepada warga setempat mengenai bahaya ular berbisa dan langkah pertama yang harus diambil jika menemukan hewan serupa.
Damkarmat Kabupaten Banyuwangi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di musim-musim tertentu saat reptil aktif mencari tempat lembap.
“Jika menemukan ancaman kebakaran maupun gangguan hewan berbisa, segera hubungi Call Center Damkarmat Banyuwangi untuk penanganan profesional dan aman,” pungkasnya.
Tim liputan p1news.






















