Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menggencarkan pendidikan berbasis alam untuk membangun karakter generasi muda.
Terbaru, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani resmi meluncurkan inovasi Wisata Edukasi Sejak Usia Dini (Wis Esa Sik Adi) di kawasan Sumber Air Gedor, Kelurahan Gombengsari, Rabu (13/5/2026).
Program hasil inisiasi PUDAM Banyuwangi ini mengajak siswa sekolah dasar untuk belajar langsung di alam terbuka. Mereka diajak mengenal sumber mata air, menjaga lingkungan, hingga memahami pentingnya konservasi air.
”Ini adalah implementasi nyata pendidikan berdampak. Kita ingin anak-anak tidak hanya belajar teori di kelas, tapi melihat langsung bagaimana alam menyediakan air bagi kehidupan kita,” ujar Ipuk
Sebanyak 75 siswa SDIT Al Uswah Banyuwangi yang menjadi peserta perdana tampak antusias. Uniknya, mereka tidak datang menggunakan bus sekolah mewah, melainkan diangkut menggunakan angkutan umum (lin). Hal ini dilakukan untuk mengenalkan moda transportasi publik kepada siswa.
Tak hanya itu, para siswa dilarang membawa makanan berbungkus plastik. Langkah ini merupakan bentuk edukasi nyata pengurangan sampah sejak dini.
Program ini tidak hanya dikelola satu instansi. Berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut turun tangan memberikan materi:
Ipuk menyebut program ini sejalan dengan arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait pendidikan yang memberikan dampak langsung pada pembentukan karakter.
Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo, Kepala Dinas Kesehatan Amir Hidayat, perwakilan Bappeda, hingga Direktur utama pudam Banyuwangi H Abd. Rahman. SAg, MH.
Melalui Wis Esa Sik Adi, kawasan Sumber Air Gedor yang berjarak 10 kilometer dari pusat kota ini diharapkan menjadi laboratorium alam yang berkelanjutan bagi pelajar di Bumi Blambangan.
Tim liputan p1news.






















