Harapan warga di wilayah selatan Banyuwangi untuk memiliki akses infrastruktur yang mumpuni segera terwujud.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (DPUCKPP) Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi, memastikan bahwa pembangunan Jembatan Sungai Lembu akan dimulai secara permanen pada Juni 2026.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Cahyanto saat melakukan pertemuan dengan perwakilan warga,yang dipimpin oleh Ketua Aliansi Penyelamat Desa Kandangan dan Desa Sarongan, Mohammad Arifin.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog untuk menjawab keresahan warga terkait akses penghubung antar-desa yang selama ini terkendala.
Cahyanto menegaskan bahwa proyek ini merupakan prioritas pemerintah daerah karena memiliki fungsi yang sangat vital.
Jembatan ini nantinya akan menjadi urat nadi yang menghubungkan tiga desa sekaligus, yaitu Desa Sumberagung, Desa Kandangan, dan Desa Sarongan.
“Kami memahami betul betapa pentingnya jembatan ini bagi mobilitas dan ekonomi warga. Jembatan Sungai Lembu akan dibangun secara permanen pada bulan Juni mendatang,” tegas Cahyanto.
Terkait perkembangan terkini, Cahyanto menjelaskan bahwa saat ini proyek tersebut sudah masuk dalam tahapan birokrasi pengadaan barang dan jasa.
Ia menjamin proses dilakukan secara transparan sesuai aturan yang berlaku dengan mekanisme mini kompetisi.
“Status saat ini masih proses pelelangan. Untuk target pengerjaan pada Juni 2026,” jelas Cahyanto.
Ketua Aliansi Penyelamat Desa Kandangan dan Desa Sarongan, Mohammad Arifin, menyambut baik komitmen dari pihak DPUCKPP.
Ia berharap jadwal yang telah ditetapkan dapat berjalan tepat waktu tanpa kendala berarti, mengingat jembatan tersebut merupakan akses utama pendidikan, kesehatan, dan ekonomi bagi masyarakat di pelosok desa tersebut.
Dengan dibangunnya jembatan permanen ini, diharapkan isolasi geografis yang selama ini dirasakan warga saat debit air sungai naik dapat segera teratasi.
Sekaligus mempercepat distribusi hasil bumi dari wilayah Kandangan dan Sarongan menuju pusat kota.
Tim liputan p1news.






















