Ketua PSSI Kabupaten Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, meminta agar turnamen sepak bola usia dini Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) digelar lebih rutin.
Hal itu disampaikan Michael saat menghadiri Festival Turnamen Sepak Bola Usia Dini ke-3 di Lapangan Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Banyuwangi, pada Minggu pagi 17/05/2026/

Ia sangat mengapresiasi ajang ini, namun juga mendorong agar frekuensinya di tingkat daerah ditingkatkan.
”Kami meminta kepada Pak Endro selaku Ketua FFA (Football Academy) untuk (menggelar kompetisi) jangan dua tahun sekali. Kalau bisa, setengah tahun sekali atau setahun sekali,” kata Michael di sela-sela kegiatan.

Menurut Michael, waktu dua tahun dinilai terlalu lama untuk melihat progres dan catatan perkembangan dari masing-masing klub FORSGI yang ada. Jika kompetisi digelar rutin, misalnya enam bulan sekali, evaluasi pembinaan di akar rumput bisa dipantau secara nyata.
”Melalui kompetisi yang lebih rutin, kami dapat melihat secara nyata apakah program pembinaan yang berjalan selama ini berhasil atau tidak,” tambahnya.
Sebagai informasi, agenda festival FORSGI saat ini masih menyesuaikan program kerja pengurus pusat, yakni dua tahun sekali. Pemenang di tingkat regional nantinya akan dikirim untuk berkompetisi di tingkat nasional di Jakarta.
Meski begitu, Michael menegaskan festival dua tahunan dari pusat tetap berjalan. Namun untuk tingkat lokal, PSSI Banyuwangi siap memberikan dukungan penuh agar kompetisi internal berskala kecil bisa terselenggara dalam rentang waktu yang lebih singkat.
Tim liputan p1news.






















