Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) terus berkomitmen dalam memajukan sepak bola tanah air sejak usia dini.
Kali ini mereka berkesempatan gelar festival turnament sepak bola anak di bawah usia 12 tahun (U-12) yang digelar di Banyuwangi, Jawa Timur.
Turnamen ini menjadi bagian dari program jangka panjang forsgi yang dilaksanakan secara serentak dan berkesinambungan di seluruh wilayah Indonesia.
Budi sudarsono mantan pemain timnas yang berkesempatan hadir dalam ajang tersebut menyatakan bahwa organisasi ini telah terbentuk secara terstruktur dan masif di puluhan provinsi untuk menjaring potensi terbaik anak bangsa.
”forsgi ini bukan hanya ada di Banyuwangi, kita menggelarnya di seluruh Indonesia. Jadi kita sudah ada di 34 provinsi, baik ketua maupun anggotanya sudah terbentuk. Turnamen dan kompetisi ini menyasar usia 12 tahun ke bawah,” ujar Budi saat ditemui di lokasi pertandingan.
Meskipun bertajuk turnamen sepak bola, FOSGI menegaskan bahwa target utama dari kompetisi ini bukanlah sekadar mencari pemenang atau juara. Fokus paling krusial yang ingin ditanamkan adalah pembentukan karakter dan mentalitas yang baik pada diri anak-anak.
Menurut Budi, kompetisi sepak bola digunakan sebagai media atau wadah untuk mengajarkan kedisiplinan, kerja sama tim, dan sportivitas.
”Tujuan utama kami adalah pendidikan karakter untuk anak-anak pemain bola. Jadi, sepak bola itu nomor dua. Yang pertama adalah pendidikan karakter, baru yang kedua sepak bola. Menjadi juara itu urutan kedua, yang terpenting adalah bagaimana mereka bisa ikut kompetisi dan menampilkan permainan terbaiknya,” tambah Budi.
Melalui wadah kompetisi yang kompetitif dan sehat ini, forsgi berharap anak-anak dapat terus berkembang, meningkatkan jam terbang, serta menyalurkan bakat mereka secara positif.
Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi baru pesepak bola Indonesia yang tidak hanya terampil di lapangan, tetapi juga memiliki kepribadian yang profesional dan religius di masa depan”, tutupnya.
Tim liputan p1news.






















