Unit Reskrim Polsek Licin berhasil mengungkap kasus pencurian hewan ternak yang terjadi di Dusun Krajan Timur, Desa Segobang, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Tersangka yang diamankan adalah Ahmad Bahrowi (38), seorang buruh harian lepas yang nekat menggasak sapi milik tetangganya sendiri.
Peristiwa ini bermula pada Selasa, 28 April 2026, sekitar pukul 05:00 WIB. Korban, Achmad Kudri (44), hendak memberi pakan dua ekor sapi miliknya di kandang yang terletak di area kebun belakang rumah.
Sesampainya di lokasi, korban terkejut mendapati satu ekor anak sapi atau pedet miliknya telah hilang.
Pedet yang hilang tersebut merupakan jenis Rambon Manis kelamin betina berusia 7 bulan dengan ciri khas bulu berwarna merah.
Korban sempat melakukan pencarian di sekitar desa namun tidak membuahkan hasil.
Titik terang muncul ketika seorang saksi bernama Ikrom memberikan informasi penting.
Diketahui, seseorang bernama Achmad Jabar mengaku baru saja membeli seekor anak sapi dari tersangka, Ahmad Bahrowi, seharga Rp 6 juta.
Setelah dilakukan kroscek dan pertemuan antara korban, saksi, dan terlapor di Desa Segobang, tersangka tidak dapat mengelak dan mengakui telah mencuri sapi tersebut dari kandang korban.
Kapolsek Licin, AKP Karyadi, menyampaika bahwa pihaknya telah mengamankan tersangka beserta barang bukti berupa satu ekor sapi jenis Rambon Manis, untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan tersangka. Saat ini tersangka telah kami tahan di Mapolsek Licin beserta barang bukti satu ekor sapi tersebut,” ujar AKP Karyadi.
“Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 7 juta,” kata Kapolsek Licin AKP Karyadi.
Atas perbuatannya, tersangka Ahmad Bahrowi dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf c UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP (Pencurian dengan Pemberatan terhadap hewan ternak).
“Ancaman hukuman pidana penjara maksimal 7 tahun. Dengan denda maksimal Rp 500 juta,” ungkap AKP Karyadi.
“Tersangka bernama Ahmad Bahrowi (38) diketahui merupakan tetangga dekat korban. Diduga sudah lama mengincar hewan ternak tersebut,” pungkasnya.
Tim liputan p1news.






















