Sesosok jasad bayi ditemukan mengambang di aliran sungai di Dusun Krajan I, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Penemuan jasas bayi berjenis kelamin laki-laki di aliran sungai irigasi ini terjadi pada Selasa 21 April 2026 sore.
Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh seorang remaja berinisial F (14), warga setempat, sekitar pukul 16:30 WIB.
Saat itu, F baru saja selesai memancing dan hendak pulang dengan menyusuri pinggiran sungai.
Betapa terkejutnya F ketika melihat sesosok tubuh mungil bayi mengapung di sungai.

Ia pun segera bergegas melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RT setempat, Warasito (49).
Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Kepala Dusun dan pihak Polsek Genteng.
Merespons laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Genteng, Ipda Sujarwadi Putra, bersama lima personel anggotanya segera mendatangi lokasi kejadian.
Petugas bersama warga kemudian melakukan evakuasi terhadap jasad bayi tersebut dan membawanya ke RSUD Blambangan untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Genteng, Kompol Edy Priswanto, membenarkan adanya kejadian adanya penemuan jasad bayi laki-laki tersebut.
Pihaknya saat ini tengah melakukan proses penyidikan intensif guna mengungkap pelaku di balik kasus pembuangan bayi ini.
Sejumlah saksi di lokasi kejadian pun telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
“Masih kami dalami terkait kasus pembuangan bayi ini,” ujar Kompol Edy Priswanto.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, kondisi tubuh bayi malang tersebut sudah membiru, yang diduga akibat sudah terlalu lama berada di dalam air.
Meski demikian, pihak kepolisian memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
“Tidak ada luka di tubuh mayat bayi laki-laki itu. Tubuhnya juga masih utuh,” pungkas Kompol Edy.
Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut untuk memastikan waktu kematian dan penyebab pasti dari kejadian ini.
Tim liputan p1news.






















