Kisah inspiratif datang dari pasangan suami istri lanjut usia asal Dusun Sumberjeruk, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring,Kabupaten Banyuwangi. Di usia yang tidak lagi muda, Sayuti (90) dan istrinya Khoiriah (80) akhirnya mampu mewujudkan impian mereka untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Perjalanan pasangan lansia ini menuju Baitullah bukanlah hal yang mudah. Keduanya harus menabung selama bertahun-tahun dari hasil kerja keras sebagai petani dan pedagang sayur. Dengan penghasilan yang tidak menentu, mereka tetap konsisten menyisihkan sebagian rezekinya demi satu tujuan besar, yakni berangkat haji.

Setiap hari, Sayuti bekerja sebagai petani, sementara Khoiriah membantu perekonomian keluarga dengan berdagang sayuran,dari aktivitas sederhana itulah, keduanya mengumpulkan biaya haji sedikit demi sedikit. Meski membutuhkan waktu yang panjang, semangat mereka tidak pernah surut.
Anak pasangan tersebut, Mar’ati, mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas perjuangan kedua orang tuanya. Ia menyebut, keberangkatan haji ini merupakan hasil dari ketekunan dan kesabaran yang luar biasa.
“Alhamdulillah, bapak dan ibu bisa berangkat haji berkat hasil menabung selama bertahun-tahun dari berdagang sayuran,” ujar Mar’ati.
Menurutnya, keinginan kedua orang tuanya untuk menunaikan ibadah haji memang sudah ada sejak lama. Bahkan, demi mewujudkan impian tersebut, mereka rela menjalani hidup dengan penuh kesederhanaan.
“Keinginannya sangat tinggi. Bapak dan ibu rela makan dengan menu sederhana setiap hari, yang penting bisa terus menabung untuk berangkat haji,” tambahnya.
Kesederhanaan hidup yang dijalani pasangan ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih impian, selama ada kemauan dan usaha yang kuat. Kisah mereka pun kini menjadi inspirasi bagi warga sekitar.
Rencananya, Sayuti dan Khoiriah akan berangkat ke Tanah Suci pada 12 Mei 2026. Keduanya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 84 bersama ratusan jamaah lainnya dari Banyuwangi.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tahun ini akan memberangkatkan jamaah haji dalam empat kelompok terbang.
Masing-masing kloter terdiri dari ratusan jamaah yang berasal dari berbagai kecamatan, baik yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) maupun jamaah mandiri.
Kloter 82 dan 83 dijadwalkan masuk asrama haji pada 12 Mei 2026 dengan waktu yang berbeda. Sedangkan kloter 84 dan 85, termasuk pasangan Sayuti dan Khoiriah, dijadwalkan masuk asrama pada 13 Mei 2026.
Jumlah jamaah dalam setiap kloter rata-rata mencapai 376 orang. Seluruh jamaah akan menjalani serangkaian persiapan sebelum diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Tim liputan p1news.






















